Syair asu.. kamu mau?

Standar

Karena ketidak-asu-anku atas jalan pikirmu, maka aku sembahkan salam jumpa kapan-kapan..

 

Aku itu tidak asu, sungguh tidak asu.. ber-au..au.. saja aku tidak bisa kok.

Bagaimana bisa aku asu? Kamu tidak pernah ngasih asu aku.

Padahal, aku asu kamu sedang resah.

Asu asu, aku asu-nya kamu sudah terlipat rapi. Bahkan setrika pun aku tidak ahli.

Bagaimana bisa aku asu?

 

Akan aku sembahkan segala untukmu bila memang aku asu.

Tapi kan tidak begitu.. harusnya kamu ajari aku au..au.. dulu biar aku asu.

Sungguh pun begitu, aku tidak akan berusaha asu sendiri. Karena aku menghormatimu.

Mungkin kamu memang tidak ingin aku jadi asu. Aku asu.

 

Ternyata ketidak-asu-anku ini kamu manfaatkan dengan baik dan benar sesuai dengan EYD.

Tapi ya itu, untung tidak asu. Walaupun sebenarnya aku pengen asu. Pengen asu.

 

Dengan segala peng-asu-an yang aku punya, aku sembahkan salut untukmu.

Untuk kamu yang serba asu. Aku sembahkan…

 

Kapan-kapan, aku boleh asu kamu?

***

Aku haturkan syair asu ini untuk memperingati hari asu yang jatuh pada tanggal kemarin malam. Tanggal berapa itu?

Semoga kalian semua pada asu, bahwa ada orang tertentu yang menginginkan kamu tidak asu tentang sesuatu.

Makanya, jangan jadi tidak asu.

Jadilah asu, seasu-asunya.. oke?

Salam au..au..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s