Pulang…

Standar

Kebetulan, menjelang UTS, kampus saya mendadak senyap. Lebih-lebih teman-teman seangkatan saya. Jadwal UTS yang dimulai dari weekend tanggal 12April dan sekarang masuk long weekend memberikan banyak ruang gerak bebas untuk mahasiswa. Teman-teman saya mendadak pulang berjamaah.

2hari ini saya sudah mengantarkan beberapa teman ke stasiun dan terminal, kembali ke peraduannya. Saya? Tunggu dulu.

Konsep pulang memang penuh magis, begitu kata sastrawan Umar Kayam. Bagi para mahasiswa, pulang berarti kembali ke jagat lama yang sudah amat dikenal: sayur lodeh, tempe goreng, makan malam bersama Ibu Bapak di depan tivi, kamar tidur yg lembab karena sudah lama tidak ditempati, bingkai pigura berdebu menggantung di atas meja telepon, cubitan Ibu diawal subuh atau bahkan sentuhan lembut keriput nenek di teras rumah.

Ada begitu banyak celah rindu yang memang membuat kata “pulang” menjadi sarat haru. Bukan begitu? Dan kelak, masing-masing kita pasti akan menjadi tempat pulang bagi generasi-generasi setelah kita.

Saya, besok pulang. Saya kangen Ibu. Kamu?

2 thoughts on “Pulang…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s