Karena Beda, Perlu Respect.

Standar

Ada beberapa orang disekeliling saya yang bermasalah dengan perbedaan agama atau perbedaan prinsip. Entah itu dalam ruang lingkup cinta atau bahkan masuk ke ideologi yang memang sangat sensitif. Permasalahan seperti ini memang sungguh rumit. Tapi bukan berarti tidak ada solusi sama sekali.

Salah satu teman saya mempunyai hubungan cinta dengan seseorang yang berbeda agama dengannya. Dan dia memilih untuk mencoba mempertahankannya. Dengan alasan bahwa perbedaan adalah awal dari sebuah persatuan yang kuat. Sejauh ini, dia memang masih bisa membuktikan omongannya itu.

Teman saya yang lainnya lebih dalam lagi. Dia mengaku bahwa semua orang yang tidak sama dengan dia adalah salah. Dan karena salah, harus dihukum dan dibenarkan dengan menggunakan caranya sendiri. Saya masih saja belum bisa memahami jalan piker teman saya ini.

Perbedaan bukanlah masalah yang baru-baru ini hadir. Ini adalah problema klasik yang hingga detik ini memang hanya sebagian orang yang sanggup menyelesaikannya. Dalam dunia perwayangan pun perbedaan antara Pandawa dan Kurawa menjadi konflik yang tak kunjung usai. Padahal mereka jelas-jelas adalah saudara.

Dalam Islam, problema perbedaan sebenarnya telah dijelaskan oleh Allah melalui Rasul Muhammad. Coba tengok dalam Surah Al-Hujarat ayat 13. Disebutkan bahwa manusia diciptakan dengan segala perbedaan yang menyertainya. Adanya perbedaan itu agar kita, manusia, saling mengenal satu sama lain. Saling mengenal, bukan saling mendeskritkan. Saling mengenal tentu diperlukan sikap respect, menghormati. Lagi-lagi Islam juga telah mengajarkan penghormatan perbedaan dalam Surah Al-Kafirun di ayat terakhir.

Maka menurut saya pribadi sebagai orang awam, seharusnya perbedaan bukanlah sesuatu yang bisa menimbulkan konflik. Bukan sesuatu yang pantas untuk dipermasalahkan. Saya bukan orang plural karena bicara seperti itu. Tapi saya juga bukan orang yang membenarkan diri saya sendiri. Saya hanya mencoba mensyukuri salah satu takdir Tuhan, yakni perbedaan. Saya mensyukurinya dengan selalu berusaha untuk respect terhadap siapa saja yang ternyata berbeda dengan saya. Beda dalam hal apapun, yang simple sampai hal yang prinsipil.

Saya rasa kawan-kawan semua setuju bahwa perbedaan hanya butuh respect untuk menyelesaikannya.

 

3 thoughts on “Karena Beda, Perlu Respect.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s